SEDIA PAYUNG SEBELUM TUA

Pernahkah kita berdoa semoga ban mobil kita kempes atau bocor. Karena kita sudah membawa ban serep sebagai cadangan  ?.

Atau.....
Pernahkah kita berdoa minta hujan ketika mengendarai sepeda motor, Karena kita sudah bawa jas hujan?.

Pernahkah kita berdoa jatuh sakit karena kita sudah jadi pemegang Polis?

Jawaban untuk semua di atas pasti TIDAK PERNAH DAN TIDAK AKAN PERNAH.

Setuju.......?

Yang jelas ketika kita bawa jas hujan padahal cuaca sudah mendung, kita akan merasa sedikit lega karena tidaka akan terlalu basah kuyup jika hujan turun. Ketika kita keluar kota, kita merasa aman seandainya ban mobil kita bocor..

Bagaimana rasanya kalau ban mobil kita pecah dalam perjalanan, sementara ban serep tidak ada?. Bagaimana rasanya ketika mengendarai motor terus turun hujan,  sementara kita tidak membawa jas hujan?.

Bagaimana rasanya kita terkena musibah sakit. Jantung, kecelakaan, cuci darah dan sakit parah lainnya?.  Haruskah kita memecahkan tabungan kita. Itupun kalau kita punya tabungan.  Haruskah kita menjual sawah, menjual tanah. atau jual asset lainnya. Itupun kalau kita banyak asset.

Haruskah pendidikan anak berhenti ketika orang tua sebagai mesin pencari uang berhenti untuk selamanya....... Haruskah anak kita menjadi anak jalanan.

Kenapa di negara kita masih sangat sedikit yang sadar asurasni. Dari jumlah penduduk hanya sekitar 5-7% yang sudah menjadi pemegang polis. Berbeda dengan negara tetangga. Malaysia sudah diatas 100% artinya setiap jiwa rata2 sudah punya polis..  Di jepang rata2 sudah 300%. Artinya setiap jiwa sudah punya minimal 3 polis.

Negara mereka kan sudah makmur.. Itu bantahan dari kita atau yang sering kita dengan.  Jangankan untuk bayar premi, untuk makan sehari hari saja sudah susah. Itu juga sering kita dengar.

Ketika saya tanya "bapak merokok?"
"Berapa bungkus sehari pak?"
"Berapa harga rokok pak, rokok apa pak ?.

Kalau dirata-ratakan 2 bungkus rokok per hari dengan harga 10 ribu. Maka Sebulan anggaran untuk rokok bisa 600 ribu..

Adilkah kita sebagai orangtua bisa menyisihkan dana untuk rokok. Sementara untuk menjaga kehidupan anak kita ke depan tidak bisa...

Sangat berat tugas agen asuransi di Indonesia. Tugas agen jangan hanya mencari nasabah. Clossing. Titik. Agen harus mampu menjelaskan sampai nasabah benar benar paham. Agen jangan hanya berorientasi komisi. Jangan berorientasi clossing. Jangan sampai terjadi seperti AQJ anaknya ahmad dani.......... kasus ini bisa jadi kelalaian agen dalam menyampaikan prospekting atau presentasinya..


Mau dibuatkan ilustrasi manfaat polis. Mohon nama lengkap, tanggal lahir, merokok/tidak merokok. alamat email?.

082216795644
2a12107e




Komentar

Postingan populer dari blog ini

BANGGANYA JADI PNS